Tampilkan postingan dengan label pabrik industri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pabrik industri. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 November 2009

Manfaat Pabrik Bagi Perkembangan Industri

Pabrik adalah suatu bangunan pabrik industri besar di mana para pekerja mengolah benda atau mengawasi pemrosesan mesin dari satu produk menjadi produk lain, sehingga mendapatkan nilai tambah. Kebanyakan pabrik modern memiliki gudang atau fasilitas serupa yang besar yang berisi peralatan berat yang digunakan untuk lini perakitan. Pabrik mengumpulkan dan mengkonsentrasikan sumber daya: pekerja, modal, dan mesin pabrik industri.
pabrik atau industri secara umum adalah kelompok bisnis tertentu yang memiliki teknik dan metode yang sama dalam menghasilkan laba. Misalnya "industri musik", "industri mobil", atau "industri ternak".

Istilah industri juga digunakan bagi suatu bagian produksi ekonomi yang terfokus pada proses manufakturisasi tertentu yang harus memiliki permodalan yang besar sebelum bisa meraih keuntungan. Dalam kasus ini sebenarnya lebih tepat disebut industri besar.
Sebagai contoh pada tahun 2004, bisnis jasa keuangan adalah industri terbesar di dunia dalam kategori pendapatan.

Dalam perencanaan ekonomi dan wilayah urban, kawasan industri pabrik adalah penggunaan lahan dan aktivitas ekonomi secara intensif yang berhubungan dengan manufakturisasi dan produksi.
Merujuk kepada definisi kedua, industri (besar, jual bangunan pabrik dan jual pabrik murah) adalah kunci utama produksi di eropa dan amerika utara pada periode revolusi industri, yang menyebabkan berakhirnya era merkantilisme dan feodalisme melalui penerapan teknologi yang tepat guna dalam proses produksi, misalnya penggunaan mesin pabrik uap, pabrik mesin tenun, dan pengembangan pabrik produksi skala besar bahan baku baja dan batu bara.

Jalur kereta api dan kapal-kapal uap kemudian berkembang untuk mempermudah transportasi barang-barang yang sudah menjadi berlimpah. Akibatnya pengertian industri pabrik kemudian bergeser dari pengertian secara umum menjadi pengertian secara khusus contohny di jual bangunan pabrik dan jual pabrik murah, seperti "apa sich yang dimaksud dengan mesin pabrik?" maka juawabannya juga meliputi pengertian industri.



http://bebibluu.blogspot.com

Rabu, 28 Oktober 2009

Trik Penjualan Pabrik Bekas

Membeli atau jual pabrik baru dengan pabrik bekas atau jual pabrik tepung second jelas membutuhkan perlakuan yang berbeda. Berikut ini tips yang bisa Anda gunakan sebelum membeli atau jual bangunan pabrik bekas.

1. Periksa kondisi bangunan
Ada baiknya Anda mengajak orang yang dipercaya dan mengerti tentang kondisi pabrik, seperti kontraktor pabrik atau arsitek pabrik untuk memeriksa pondasi dan struktur bangunan pabrik yaitu lantai pabrik dan atap pabrik sebelum menjual pabrik tepung. Jika tidak ada teman yang bisa membantu, setidaknya Anda perlu memeriksa sebelum jual pabrik murah :


- Kondisi fisik bangunan pabrik
Apakah ada dinding pabrik yang retak, apa ada bekas air di atas dinding yang horisontal, adakah keretakan vertikal, atau tanda-tanda serangan rayap yang dilihat dari gundukan kecil tanah di sudut-sudut pabrik dan kondisi kayu-kayu sebelum jual pabrik tepung.


- Daya dan distribusi kabel listrik.
Periksa apakah segel meteran masih baik karena jika tidak, Anda bisa terkena denda oleh PLN.


- Sirkulasi udara di setiap ruangan pabrik, termasuk intensitas cahaya.
Ruangan yang kurang cahaya akan cepat lembab, berjamur dan menimbulkan bau sebelum menjual pabrik.


- Sumber air
Ketahui letak sumur dan jalur pipa air. Yang paling baik, jarak dari pipa air dengan septic tank minimal 10m2. Periksa juga jalur gas dan jalur pembuangan sisa rumah tangga.


- Usia bangunan pabrik
Tanyakan juga kapan terakhir dilakukan renovasi pabrik sebelum jual bangunan pabrik . Jika memungkinkan, minta denah pabrik. Gunanya untuk memudahkan Anda melakukan manajemen ruang pabrik dan penempatan perabotan kelak dalam menjual bangunan pabrik.

2. Periksa status kepemilikan
Perhatikan betul nama pabrik yang tercantum di sertifikat dan apa hubunganya dengan penjual pabrik / jual factory. Ketahui juga alasan pemilik menjual pabrik tepung dan berapa banyak ahli waris pemilik sah pabrik murah tersebut. Tak kalah penting adalah sertifikat IMB dalam menjual pabrik murah. Periksa apakah luas bangunan pabrik sama dengan yang tertera di sertifikat PBB dan IMB sebelum menjual pabrik murah.


3. Periksa harga

Cari data sebanyak-banyaknya mengenai harga pasaran untuk jual pabrik tepung yang Anda taksir, pertimbangkan juga sisa investasi jika suatu saat Anda beriat menjual pabrik / jual factory tersebut.

http://kumpulantipspilihan.blogspot.com

Tips Untuk Beli Pabrik Seken


Membeli atau jual pabrik (jual pabrik tepung)baru dengan pabrik bekas atau jual pabrik tepung second jelas membutuhkan perlakuan yang berbeda. Berikut ini tips yang bisa Anda gunakan sebelum membeli atau jual bangunan pabrik bekas.

1. Periksa kondisi bangunan
Ada baiknya Anda mengajak orang yang dipercaya dan mengerti tentang kondisi pabrik, seperti kontraktor atau arsitek untuk memeriksa pondasi dan struktur bangunan pabrik lantai dan atap sebelum menjual pabrik tepung. Jika tidak ada teman yang bisa membantu, setidaknya Anda perlu memeriksa sebelum jual pabrik murah :

- Kondisi fisik bangunan
Apakah ada dinding yang retak, apa ada bekas air di atas dinding yang horisontal, adakah keretakan vertikal, atau tanda-tanda serangan rayap yang dilihat dari gundukan kecil tanah di sudut-sudut pabrik dan kondisi kayu-kayu sebelum jual pabrik / jual factory.

- Daya dan distribusi kabel listrik.
Periksa apakah segel meteran masih baik karena jika tidak, Anda bisa terkena denda oleh PLN.

- Sirkulasi udara di setiap ruangan, termasuk intensitas cahaya.
Ruangan yang kurang cahaya akan cepat lembab, berjamur dan menimbulkan bau sebelum menjual pabrik atau jual factory.

- Sumber air
Ketahui letak sumur dan jalur pipa air. Yang paling baik, jarak dari pipa air dengan septic tank minimal 10m2. Periksa juga jalur gas dan jalur pembuangan sisa rumah tangga.

- Usia bangunan
Tanyakan juga kapan terakhir dilakukan renovasisebelum jual bangunan pabrik. Jika memungkinkan, minta denah pabrik. Gunanya untuk memudahkan Anda melakukan manajemen ruang dan penempatan perabotan kelak dalam menjual bangunan pabrik.

2. Periksa status kepemilikan
Perhatikan betul nama yang tercantum di sertifikat dan apa hubunganya dengan penjual pabrik / jual factory. Ketahui juga alasan pemilik menjual pabrik murah dan berapa banyak ahli waris pemilik sah pabrik tersebut. Tak kalah penting adalah sertifikat IMB dalam menjual bangunan pabrik. Periksa apakah luas bangunan pabrik sama dengan yang tertera di sertifikat PBB dan IMB sebelum menjual pabrik murah.

3. Periksa harga

Cari data sebanyak-banyaknya mengenai harga pasaran untuk jual pabrik murah yang Anda taksir, pertimbangkan juga sisa investasi jika suatu saat Anda beriat menjual pabrik tersebut.

http://kumpulantipspilihan.blogspot.com

Tips Bangun Usaha Kecil

Mungkin bermanfaat juga nih, apabila ada yang berpengalaman/ pernah melakukan transaksi jual pabrik atau jual factory bisa menambah/koreksi. Jual pabrik / jual factory merupakan hal yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. Apabila antara penjual pabrik dan pembeli sudah bersepakat untuk melakukan jual pabrik muarah terhadap tanah pabrik yang sudah bersertifikat maka beberapa langkah yang harus ditempuh adalah :

1. Akta Jual Beli (AJB)

Si penjual pabrik dan si pembeli harus datang ke Kantor Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) untuk membuat akta jual beli tanah pabrik / jual factory. PPAT adalah Pejabat umum yang diangkat oleh Kepala Badan Pertanahan Nasional yang mempunyai kewenangan membuat akta jual pabrik tepung dimaksud. Sedangkan untuk daerah-daerah yang belum cukup jumlah PPAT-nya, Camat karena jabatannya dapat melaksanakan tugas PPAT membuat akta jual beli pabrik / jual factory.

2. Persyaratan AJB

yang diperlukan untuk membuat Akta Jual Beli pabrik tepung di Kantor Pembuat Akta Tanah adalah :

a. Penjual membawa :
· Asli Sertifikat hak atas tanah pabrik
· Kartu Tanda Penduduk.
· Bukti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan.
· Surat Persetujuan Suami/Isteri bagi yang sudah berkeluarga.
· Kartu Keluarga.
b. Sedangkan calon pembeli membawa :
· Kartu Tanda Penduduk.
· Kartu Keluarga.


3. Proses pembuatan akta jual beli di Kantot PPAT.
a. Persiapan Pembuatan Akta Jual Beli.

1) Sebelum membuat akta Jual Beli tanah pabrik tepung, Pejabat pembuat Akta Tanah melakukan pemeriksaan mengenai keaslian sertifikat tanah pabrik ke kantor Pertanahan.

2) Pejual harus membayar Pajak Penghasilan (PPh) apabila harga jual pabrik murah di atas enam puluh juta rupiah di Bank atau Kantor Pos.

3) Calon pembeli dapat membuat pernyataan bahwa dengan membeli tanah pabrik murah tersebut ia tidak menjadi pemegang hak atas tanah pabrik yang melebihi ketentuan batas luas tanah pabrik maksimum.

4) Surat pernyataan dari penjual bahwa tanah pabrik murah yang dimiliki tidak dalam sengketa.

5) PPAT menolak pembuatan Akta jual pabrik, tanah pabrik yang akan dijual sedang dalam sengketa.

b. Pembuatan Akta Jual Beli

1) Pembuatan akta jual pabrik tepung harus dihadiri oleh penjual pabrik murah dan calon pembeli atau orang yang diberi kuasa dengan surat kuasa tertulis.

2) Pembuatan akta jual pabrik tepung (jual factory)harus dihadiri oleh sekurang-kurangnya dua orang saksi.

3) Pejabat pembuat Akta Tanah Pabrik membacakan akta dan menjelaskan mengenai isi dan maksud pembuatan akta jual pabrik murah tersebut.

4) Bila isi akta jual pabrik / jual factory telah disetujui oleh penjual bangunan pabrik itu dan calon pembeli maka akta ditandatangani oleh penjual pabrik, calon pembeli, saksi-saksi dan Pejabat Pembuat Akte Tanah Pabrik.

5) Akta jual pabrik dibuat dua lembar asli, satu lembar disimpan di Kantor PPAT dan satu lembar lainnya disampaikan ke Kantor Pertanahan untuk keperluan pendaftaran (balik nama).

6) Kepada penjual bangunan pabrik dan pembeli masing-masing diberikan salinannya.

http://www.caloproperty.com